PEREMPUAN SEBAGAI SUBJEK
Suatu hari aku dan kawan ku mengobrol tentang bagaimana masalah pernikahan dan rumah tangga. Dan yang bikin aku terkejut ternyata masih banyak suami patriarki level dewa di lingkunganku. Tapi kalau kamu perempuan dan kamu mendengar langsung mungkin kamu akan merasakan kesedihan sama sepertiku. Aku sangat tidak percaya ketika seorang suami berkata "istri saya belum juga hamil. bagaimana kalau saya mencobanya dengan wanita lain. seperti menikah siri ?! karena masalah bukan ada dalam diri saya. saya sudah tes ke rumah sakit sperma saya bagus. masalah ada di istri saya. ditambah dia juga menderita kista . saya hanya bertahan karena dia cantik. jujur saja kalau dia tidak cantik sudah saya tinggalkan dari kemarin" Demi Allah saya mendengarnnya sangat sakit hati. Walaupun bukan saya yang dia maksud tapi sebagai sesama perempuan harus begitukah para lelaki memandang kami? Hanya sebagai Objek? Objektifikasi tubuh perempuan sering dinilai terutama dari penampilan fisik: wajah, tub...